Bingkai Kata

Memasuki usia 20an, tanpa punya pengalaman hidup sebelumnya atau kata orang "ya, namanya juga baru pertama kali hidup", pasti membuat kita kebingungan, "ini arahnya kemana? setelah ini harus apa? kalau aku ke sana, bakal sampai ke tujuan gak? tapi tujuannya apa ya?" 

Apa kamu pernah mengalami hal serupa? Kamu menemukan postingan yang tepat.
Berikut resensi buku yang akan membantu kamu!




Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Pernah gak sih kalian baca di buku-buku gitu "Biar waktu yang menjawab dan menyembuhkan"
Aku ga percaya, dan menolak pernyataan itu.

(pict source: google)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
You are allowed create a line but never cross anyone else's.


(pict source: MV Bbibbi - IU)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
(pict source: pinterest)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Kampanye mengenai kesehatan mental nampaknya sudah mulai perlahan sukses masuk ke masyarakat. Ajakan untuk menyadari emosi yang ada di dalam diri dan mengakuinya, menerima, dan berdamai. Kira-kira begitu gambaran mengenai kampanye kesehatan mental.

Tapi, kesehatan mental itu apa sih?

(pict source: google.com)

Manusia punya jasad dan ruh, dan kedua hal itu saling berhubungan. Termasuk dalam hal kesehatan.
Untuk mencapai kesehatan yang holistik, sehat fisik aja ga cukup tapi juga harus sehat menatl.
"No health without mental health"
Balik lagi, karena jasad dan ruh saling terhubung, biasanya kalau lagi sakit fisik akan berpengaruh juga ke kondisi mental atau kejiwaan kita. Sesimple lagi flu, bawaannya jadi lemas terus suasana hati juga ga bersemangat, pengennya rebahan haha!

Sebaliknya, kalau lagi gak baik-baik aja.. biasanya berpengaruh loh ke fisik.
Pernah gak kalian periksa ke dokter ngeluh sakit kepala, mual, eh ternyata pas diperiksa dokternya bilang secara fisik kamu baik-baik aja, tekanan darah normal, suhu tubuh juga normal. Malah disaranin ke psikolog/psikiater. Itu namanya psikosomatis. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Saya percaya, Tuhan selalu menyiapkan yang terbaik untuk hamba-Nya. Saya juga percaya, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya.

Bermimpi kedengarannya merupakan hal yang mudah, tapi kita tetap saja enggan bermimpi, katanya takut jatuh kalau mimpinya ketinggian..


pict source: Pinterest

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Depresi bukan lah kutukan, bukan karena kurang doa, bukan karena ini itu ini itu yang tidak pantas unutk kalian hakimi.

Berhenti lah menyalahkan orang yang sedang mengalami hal itu.
Kamu tidak pernah tau bagaimana ia mencoba untuk survive, melawan perasaan-perasaan kecewa terhadap diri sendiri, kehampaan, dan kesepian.

Bangun pukul lima pagi, mematikan alarm, berjalan ke kamar mandi, menyiapkan buku untuk pergi ke kampus,  menjalani hari seperti biasa, berkumpul bersama teman, mengerjakan tugas, kembali pulang untuk istirahat.
Nampaknya seperti tidak ada yang berbeda dari orang awam pada umumnya.
Namun, batinnya hampa, kosong, dan hatinya mati.

Akhir-akhir ini, isu tentang kesehatan mental mulai ramai diperbincangkan, kesadaran untuk menjaga mental tetap sehat juga mulai digemakan. Banyaknya influencer yang berani membuka kisah mereka mengenai how to survive with depression juga semakin membuka mata khalayak ramai bahwa it's okay to be not okay. Yang tidak oke itu adalah berpura-pura kamu sedang baik-baik saja, menjadi tidak acuh, dan kemudian mengabaikan "sinyal" dari dalam dirimu bahwa kondisi jiwamu sedang butuh disembuhkan.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Profile

Foto saya
Nursyifa Pratiwi
Yogyakarta, DIY, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Categories

  • Cerita (2)
  • Perspektif (9)
  • Psikologi (5)

Blog Archive

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  Januari (1)
      • Buku Ini Jawaban dari Quarter Life Crisis-mu!
  • ►  2020 (4)
    • ►  Juni (4)
  • ►  2019 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (3)
  • ►  2013 (1)
    • ►  Desember (1)

Blog's Statistic :

Popular Posts

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates