Bingkai Kata

Depresi bukan lah kutukan, bukan karena kurang doa, bukan karena ini itu ini itu yang tidak pantas unutk kalian hakimi.

Berhenti lah menyalahkan orang yang sedang mengalami hal itu.
Kamu tidak pernah tau bagaimana ia mencoba untuk survive, melawan perasaan-perasaan kecewa terhadap diri sendiri, kehampaan, dan kesepian.

Bangun pukul lima pagi, mematikan alarm, berjalan ke kamar mandi, menyiapkan buku untuk pergi ke kampus,  menjalani hari seperti biasa, berkumpul bersama teman, mengerjakan tugas, kembali pulang untuk istirahat.
Nampaknya seperti tidak ada yang berbeda dari orang awam pada umumnya.
Namun, batinnya hampa, kosong, dan hatinya mati.

Akhir-akhir ini, isu tentang kesehatan mental mulai ramai diperbincangkan, kesadaran untuk menjaga mental tetap sehat juga mulai digemakan. Banyaknya influencer yang berani membuka kisah mereka mengenai how to survive with depression juga semakin membuka mata khalayak ramai bahwa it's okay to be not okay. Yang tidak oke itu adalah berpura-pura kamu sedang baik-baik saja, menjadi tidak acuh, dan kemudian mengabaikan "sinyal" dari dalam dirimu bahwa kondisi jiwamu sedang butuh disembuhkan.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict source: google.com

Miris ketika yang kita lakukan hanya mencaci, memaki, dan menyudutkan oranglain. Semua hal terasa menjadi gelap, hitam, dan kelam. Semua orang terlihat salah, tidak berguna, dan tidak pantas melakukan apapun. Begitu kah ?
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


"Nak, apa kabar? Ibu rindu, ayah juga.. kami sedang membuka album lama, kamu lucu sekali ya waktu kecil, kapan pulang?"

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict source: google.com


Tidak pernah ada pertemuan yang sia-sia
Kadang kita dipertemukan bukan untuk bersama, tapi sekedar untuk meninggalkan makna
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Waktu adalah yang paling jujur untuk memberitahukan perpisahan
Karena setiap masa akan berakhir
Pahit atau manis

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Sneak Peek: Preperation.

"Excuse me, Sir"

Pria dengan jas rapi itu berjalan dengan handphone di telinga kirinya tanpa menghiraukan kami,

Baiklah, sepertinya kami akan benar-benar tidur di stasiun sampai ada satu keajabaian yang bisa mengantarkan kami tiba di hotel, atau apa kah kami harus menunggu doraemon datang membawa pintu kemana sajanya?

Aku menarik nafas panjang..

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Kota Yogyakarta, 2017.
"Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekedar kerja, kera di hutan juga bisa kerja." - Buya Hamka
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Profile

Foto saya
Nursyifa Pratiwi
Yogyakarta, DIY, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Categories

  • Cerita (2)
  • Perspektif (9)
  • Psikologi (5)

Blog Archive

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  Januari (1)
      • Buku Ini Jawaban dari Quarter Life Crisis-mu!
  • ►  2020 (4)
    • ►  Juni (4)
  • ►  2019 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (3)
  • ►  2013 (1)
    • ►  Desember (1)

Blog's Statistic :

Popular Posts

  • Buku Ini Jawaban dari Quarter Life Crisis-mu!
  • Kekuatan Mimpi
  • Benci Bukan Solusi
  • Generasi Muda Menjawab Tantangan Masa Depan!

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates